Tahun Baru di Jakarta? Coba Staycation!

Erlita Irmania
0


Pergantian tahun di Jakarta menjadi momen yang sangat menarik untuk dibahas. Momen ketika kalender berganti dari 31 Desember ke 1 Januari, sering kali menjadi kesempatan untuk merayakan pencapaian di tahun sebelumnya, sekaligus merenungkan apa yang perlu diperbaiki dan dikembangkan di tahun berikutnya. Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama orang-orang terdekat. Namun, di tengah musim hujan yang tidak menentu, Jakarta bisa langsung terendam banjir hanya beberapa jam setelah hujan turun. Oleh karena itu, penting untuk menghindari kemacetan yang biasa terjadi di kota ini selama bekerja dan beraktivitas.

Menonton pertunjukan kembang api adalah hal yang umum dinikmati di malam pergantian tahun. Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas ini mungkin mulai terasa membosankan. Selain itu, kita juga akan melewatkan kesempatan untuk "tidur setahun". Di samping itu, ada saudara-saudara kita yang terkena musibah, sehingga beberapa daerah termasuk Jakarta meniadakan pertunjukan kembang api. Jadi, di mana sebaiknya kita pergi?

Mall Ciputra dan Hotel Ciputra Jakarta

Pilihan saya jatuh pada Mall Ciputra Jakarta atau Hotel Ciputra Jakarta. Yang pertama adalah Mall Ciputra Jakarta, juga dikenal sebagai Citraland Jakarta. Pusat perbelanjaan ini memiliki keunikan di mana pengunjung dapat menjelajah hampir semua lantai tanpa menggunakan eskalator, lift, atau tangga. Tidak semua lantai memiliki tangga, tetapi jika ingin menjelajahi dua lantai lainnya, pengunjung bisa menggunakan tangga yang bukan merupakan tangga darurat. Berkeliling di mall ini bisa mengumpulkan sepuluh ribu langkah kaki paling tidak, ditambah dengan trek yang tidak sepenuhnya datar (karena menaik), yang bagus untuk latihan otot kaki.

Tampilannya terasa seperti pusat perbelanjaan lawas dengan tenant yang lengkap, mulai dari supermarket, department store, restoran, kafe, toko buku, tempat bermain anak, bioskop, hingga toko komputer. Pengunjungnya tidak terlalu padat karena sudah diserap oleh dua kompleks pusat perbelanjaan di sekitarnya yang lebih ramai, yaitu Central Park dan Taman Anggrek. Hal ini membuat mall ini cocok untuk menikmati waktu bersama keluarga dalam ketenangan. Jika keluarga ingin bermain di Pandora Experience, salah satu cabangnya ada di sini saat tulisan ini dipersiapkan. Lokasinya dekat dengan sarana transportasi publik seperti Stasiun KRL Grogol dan Halte TransJakarta Grogol. Jika menggunakan kendaraan pribadi, mall ini bisa diakses dari Jalan S. Parman atau Jalan Daan Mogot.

Di malam pergantian tahun ini, Hotel Ciputra Jakarta mengadakan paket makan malam dan serangkaian acara bagi mereka yang menginap. Hotel ini mendapatkan penghargaan sebagai hotel bintang empat terbaik di Jakarta Tourism Award sepanjang tahun 2022 sampai 2025. Hotel ini terhubung langsung dengan mall, sehingga Anda dan keluarga bisa datang lebih pagi, menitipkan barang bawaan, lalu menjelajah mall sampai tiba waktunya makan malam. Selain itu, mall ini dikabarkan juga mengadakan acara di mana pengunjung yang belum pernah merasakan musim dingin bisa merasakannya di sini.

Satu hal yang saya kenang dari mall ini adalah pengalaman mencoba kue sus pertama yang saya beli di sini. Biasanya saya membeli dari pedagang jajanan pasar, namun saya menemukan Choux Cream di mall ini. Cukup lama jeda waktunya sebelum kue sus dijual sebagai menu baru di penjual lain di berbagai mall.

Mall Kelapa Gading

Pilihan kedua jatuh ke kompleks Mall Kelapa Gading (MKG) yang terdiri dari MKG 1-5, Gafoy, dan La Piazza. Terhubung langsung dengan LRT yang mengarah ke Velodrome, kompleks ini juga bisa diakses dengan transportasi publik. Gafoy dan La Piazza menawarkan kawasan semi-outdoor dengan titik-titik berfoto yang estetik, di sini ada satu tempat refleksi ala Thailand untuk melepas lelah yang dipikul selama tahun 2025. MKG 1-5 saling terhubung dengan nuansa yang berbeda, di mana tingkat modern meningkat seiring nomor gedung yang membesar. Tenant begitu lengkap mulai dari supermarket, department store, salon, tempat makan berupa restoran maupun tenant food court, tempat bermain anak, klinik perawatan kecantikan, hingga bioskop. Di antara MKG 2 dan MKG 3, ada sedikit area outdoor bernama Gading Walk dengan taman untuk mereka yang membawa anjing peliharaan.

Ada dua hotel terhubung langsung dengan mall ini. Pertama, Hotel Harris yang terhubung dengan MKG 5, harganya lebih mahal karena berbintang empat tetapi masih tersedia kamar saat tulisan ini dipersiapkan. Kedua, Hotel POP yang terhubung dengan MKG 3, harganya lebih terjangkau karena ditulis sebagai hotel bintang dua tetapi sudah tergolong nyaman. Kecuali keluarga ingin merasakan kolam renang, Hotel POP tidak cocok karena dia tidak memilikinya. Pengelola mall pun menyelenggarakan acara pergantian tahun berbayar yang mendatangkan beberapa penyanyi nasional.

Salah satu hal yang menarik adalah mall ini memiliki tempat karaoke yang posisinya tidak bersembunyi. Biasanya, tempat karaoke lebih sering ditemukan di lantai basement atau lantai yang cukup tinggi, sehingga tenant di lantai itu hanya dia saja. Meskipun kini hadir tempat karaoke ramah keluarga, saya tetap kurang nyaman jika tempat itu tidak memiliki tenant lain di lantai yang sama. Saat tulisan ini dipersiapkan, ada Show Time Karaoke di La Piazza.

Hal lain yang membuat saya memilihnya karena keberadaan department store Rambla yang tidak ditemukan di pusat perbelanjaan lainnya di Jakarta. Biasanya kita bertemu dengan Sogo, Matahari, atau sesekali Ramayana, di sini kita bertemu dengan Rambla. Sogo tetap ada sebagai pilihan alternatif. Jika berkunjung ke sini, saya menyarankan untuk mencoba ketupat rendang di Ketupat Rusmini di food court MKG 3.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa department store Rambla akan segera tutup pada 5 Januari 2026. Saat ini sedang dilakukan diskon penghabisan barang sampai dengan delapan puluh persen, siapa cepat dia dapat. Bagi pembaca yang berbelanja pada waktu yang tepat, memenuhi syarat dan ketentuan, serta tidak kehabisan, Rambla juga memberikan es krim gratis. Lumayan untuk anak-anak.

Kesimpulan

Kesimpulannya, saya menyarankan para pembaca melakukan staycation di hotel yang terhubung dengan pusat perbelanjaan. Pusat kota dijauhi untuk menghindari kawasan yang biasa menjadi tempat kerja banyak orang di Jakarta, alias Thamrin-Sudirman. Pusat perbelanjaan dipilih karena bisa memenuhi berbagai kebutuhan keluarga, di mana pilihan di atas bukan cenderung destinasi kelas atas agar tetap dapat dijangkau oleh sebagian besar pembaca. Bermalam di hotel membantu memberikan suasana unik, menjauhi rutinitas sehari-hari, mendekatkan diri dengan keluarga, dan membebaskan sejenak kebutuhan bersih-bersih rumah. Dan yang pasti, suasana pergantian tahun tidak akan berantakan sekalipun hari hujan!

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default